lebih dari 2 tahun bekerja pada seorang boss yang perfectionist sungguh mendatang banyak rasa. Dari rasa sebel, senang, takut sampai jengkel selalu datang silih berganti.Semua rasa yang "saat itu" bisa bikin perut melilit, tapi mendatangkan banyak rasa syukur saat ini.
Boss yang perfectionist itu bisa mencaci maki hanya karena setitik debu di mejanya, belom lagi jika ada pekerjaan yang tidak selesai sesuai dengan keinginannya. "SESUAI DENGAN KEINGINANNYA". Jadi semua yang terjadi dan akan terjadi harus sesuai dengan keinginannya. No BUT....... Dan ketika hal-hal yang menurut kita kecil menjadi besar di mata boss, ingin rasa melayangkan monitor komputer itu kehadapannya, sekedar untuk menyampaikan padanya bahwa masalah itu adalah masalah kecil, tapi monitor yang melayang itu baru masalah yang besar.... hehehehehe
Rasa pahit dan kecut terhadap boss itu bahkan membuat kami counting every single day, menunggu saat beliau pensiun. Harap-harap cemas pada hari bersejarah itu (dan hari paling bahagia) sangat kami tunggu-tunggu. Tetapi perut kami semakin mules ketika hari itu tiba tapi boss tetap saja bertengger disana dan bersikukuh bahwa "hari" itu belum tiba. Uuuuuhhhh...... apa yang terjadi? Hari itu kami kembali kerumah masing-masing dengan bahu membongkok, sebagai tanda bahwa kami kecewa dan kami pasrah....;p
Sampai akhirnya hari itu saya mendapat tugas untuk menyusun berkas serah terima jabatan kepada "penguasa" yang belum jelas siapa. Dan hari itu langit terasa sangat cerah walaupun berwarna abu-abu. Walaupun harus bekerja lembur sampai jam 10 malam, tetap saja hari itu terasa sangat menyenangkan. Dan berita ini segera saja menjadi berita hangat di My Facebook Wall, tentu saja dengan kata-kata samaran. Aahhhh akhirnya......
Selain dari itu tidak hanya 10 atau 20, tapi banyak sekali ilmu yang boss berikan dan tularkan pada kami. Hal yang sepele itu begitu lengket pada diri kami sehingga bisa membuat hal yang besar berjalan dengan lancar. Ilmu-ilmu besar yang membuat kami "khususnya saya" mendapatkan perhatian dan point lebih dari semua kolega kami. Jadi menurut mereka jika kami bisa melalui hari-hari panas bersama boss maka kami pasti bisa melalui segalanya. Hal yang membuat kami juga mendapatkan harga lebih dari segi salary..... cihuyyyy
Yups.... my new boss telah menaikkan gajiku, dengan alasan bahwa saya pantas mendapatkan itu karena ilmu yang sudah saya dapatkan dari my eks boss. Alhamdulillah.... dan hari ini dikepala seperti ada filmstrip untuk semua hari-hari yang telah saya lalui beliau. Dari caci makinya, petunjuknya sampai telunjuknya yang tidak pernah lelah menunjuk....hahhhhh......
So guys..... dalam 2 tahun lebih kebersamaan saya bersama boss telah memberikan banyak cerita. Sekarang diantara sumpah serapah didada ternyata ada banyak rasa syukur dan ucapan terima kasih juga pada beliau yang telah memberikan banyak hal pada diri yang kecil ini.Walau Sejuta rasa syukur dan terima kasih itu tidak bisa menghentikan rasa syukur saya untuk masa pensiun beliau....
2 my eks boss....
I love you boss, semoga masa pensiun anda bisa anda lalui dengan penuh kebahagian dan anda bisa selalu memetik buah dari segudang ilmu yang anda tanamkan kepada semua anak buah anda..... Semoga Allah SWT selalu melindungi anda dan keluarga... Amiiin....
Total Tayangan Halaman
Entri Populer
-
seneng banget deh waktu baca artikel ini disini tapi karena ga ada tanda share, jadilah artikel ini gw copas..... 10 Superhero Jadul As...
-
Sebagai makhluk sosial, kita memang dituntut untuk lebih fleksibel dengan segala yang terjadi disekit...
-
Masjid atau mesjid adalah rumah tempat ibadah umat Muslim. Masjid artinya tempat sujud, dan mesjid berukuran kecil juga disebut mushol...
-
Percaya Diri memberikan kita kebebasan untuk melakukan kesalahan dan mengatasi dengan kegagalan tanpa membuat diri kita tidak berharga. Jik...
-
lebih dari 2 tahun bekerja pada seorang boss yang perfectionist sungguh mendatang banyak rasa. Dari rasa sebel, senang, takut sampai jengkel...
-
Telah ditanam tanaman pagar oleh ayahku bukan bunga mawar, melati atau lili, hanya tanaman pagar biasa tanpa bosan disiram dan dirawatnya...
-
maaf ya pak..... hanya kata itu yang berulang kali ku ucapkan. Ternyata menjadi orang tua tidaklah semudah yang kukira. Beban itu jadi s...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar